Jepang Beli Rudal Tomahawk dari AS, Bisa Serang Balik jika Digempur China dan Korut

Anton Suhartono
Jepang membeli rudal Tomahawk dari AS (Foto: Reuters)

Disebutkan rudal Tomahawk memenuhi syarat untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno, saat dikonfirmasi Reuters, sudah mengetahui laporan Yomiuri. Meski demikian dia enggan memberikan penjelasan rinci.

"Pemerintah sedang mempertimbangkan kemampuan serangan balik tetapi tidak ada hal spesifik yang telah diputuskan," ujarnya.

Tak ada penjelasan mengenai kemampuan Tomahawk  yang dipesan Jepang. Namun berdasarkan keterangan dari produsen, Raytheon, rudal ini secara umum memiliki jangkauan lebih dari 1.600 kilometer.  Jarak itu sudah cukup untuk menjangkau beberapa wilayah di China, Korea Utara, dan Timur Jauh Rusia. 

Selain itu Jepang juga mengembangkan sistem peluncuran Tomahawk dari kapal perang sehingga bisa menjangkau wilayah musuh lebih dalam.

Pada awal bulan ini, Jepang mencapai kesepakatan pembelian 32 rudal SM-6 Block I dari AS dengan nilai 450 juta dolar. Rudal buatan Raytheon tersebut memiliki jangkauan hanya 240 km, jauh di bawah Tomahawk. Desainnya dirancang untuk mengincar target udara, termasuk helikopter, jet tempur, drone, serta rudal. Namun persetujuannya masih harus melewati meja Kongres AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 menit lalu

Trump Posting Gambar Peta Selat Hormuz Milik AS, Iran: Mengkhayal

7 jam lalu

Trump Posting Gambar Peta Selat Hormuz Milik AS

8 jam lalu

Gencatan Senjata 60 Hari dengan AS Berakhir, Ini Komentar Iran

15 jam lalu

Tak Jelas Kapan Berakhir, Perang Timur Tengah Mulai Bikin Negara Teluk Gerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal