Joe Biden Marah Badan Nuklir AS dan Departemen Diserang Hacker: Pelaku Harus Membayar Mahal

Anton Suhartono
Para hacker semakin ganas, kini menyerang badan nuklir AS serta perusahaan teknologi raksasa Microsoft (Foto: Reuters)

Para hacker melakukan serangan dengan cara yang canggih menggunakan keahlian yang kompleks.

Presiden Donald Trump belum mengomentari serangan hacker tersebut. Sementara itu presiden terpilih Joe Biden menyebut peretasan ini merupakan pelanggaran keamanan siber besar-besaran yang memengaruhi ribuan korban, termasuk perusahaan dan entitas pemerintah federal AS.

"Saya ingin menjelaskan, pemerintahan saya akan menjadikan keamanan siber sebagai prioritas utama di setiap tingkat pemerintahan dan penanganan pelanggaran ini akan menjadi prioritas kami sejak menjabat," kata Biden, seraya menegaskan para pelaku harus bertanggung jawab dan membayar dengan harga mahal atas serangan tersebut.

Rusia membantah terlibat dalam serangan itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Kena Ranjau, 2 Kapal Tanker Meledak dan Terbakar di Selat Hormuz 

9 jam lalu

Perang Lagi! AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah Waspada

11 jam lalu

Giliran Pangkalan Militer AS di Irak Dihujani Rudal dan Drone Iran

11 jam lalu

Wah, AS Tembakkan 80 Rudal Patriot Hanya untuk Cegat Satu Gelombang Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal