Kanselir Jerman Olaf Scholz Merasa Lega Partai Anti-Islam Prancis Gagal Berkuasa

Ahmad Islamy Jamil
Kanselir Jerman Olaf Scholz.(Foto: Reuters)

“(Namun) itu kini sudah dapat dihindari dan kami kini berharap presiden, serta para wakil (anggota parlemen) terpilih, akan berhasil dalam membentuk pemerintahan secara konstruktif,”ujarnya.

Sebagai negara Uni Eropa terbesar berdasarkan jumlah penduduk dan ekonomi, Jerman mempunyai kepentingan yang lebih besar terhadap keberhasilan blok tersebut dibandingkan negara lain. Dan itu hanya dapat dicapai melalui kerja sama dengan Prancis, menurut Scholz.

“Hasil ini memberi kami landasan untuk terus menjalankan tugas ini. Itu memang tidak mudah, tapi itu sepadan dengan usaha (yang dilakukan),” ucapnya.

National Rally didirikan oleh Jean-Marie Le Pen, 51 tahun silam. Partai tersebut dikenal karena ideologinya yang anti-Islam dan anti-imigran. Pada akhir Maret, putri Le Pen, Marine Le Pen, mengutarakan niatnya untuk mencalonkan diri lagi sebagai presiden Prancis pada 2027. Sebelumnya, perempuan itu sudah tiga kali mencalonkan diri sebagai presiden dan selalu gagal.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 jam lalu

Jet Tempur F-16 AS Jatuh di Jerman

1 hari lalu

Kanselir Jerman Sindir Era Trump, Hubungan dengan AS Tak seperti Masa Kennedy dan Reagan

3 hari lalu

2 Negara Bagian Jerman Gelar Pemilu, Posisi Kanselir Friedrich Merz Jadi Sorotan

5 hari lalu

Kaget! Kanselir Jerman Bilang Era Persahabatan Eropa-AS sejak Perang Dunia II Telah Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal