MOSKOW, iNews.id - Pemerintah Rusia mengungkapkan keprihatinan serius atas penyitaan terhadap kapal tanker Marinera oleh militer Amerika Serikat, Rabu (7/1/2026). Marinera disita oleh Penjaga Pantai dan militer AS di Samudera Atlantik, dekat perairan Islandia.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia menyebut penyitaan itu sebagai tindakan militer ilegal.
"Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan keprihatinan serius atas penggunaan kekuatan ilegal yang dilakukan pasukan AS terhadap kapal tanker minyak Marinera pada 7 Januari," bunyi pernyataan Kemlu Rusia, Kamis (8/1/2026).
Menurut Kemlu, otoritasnya berulang kali menyampaikan kepada pihak berwenang AS, termasuk melalui saluran diplomatik, mengenai kepemilikan Rusia atas kapal tersebut dan status sipilnya untuk misi damai.
Rusia mendesak AS agar mematuhi norma dan prinsip dasar navigasi maritim internasional serta menghentikan tindakan ilegal terhadap Marinera dan kapal-kapal lain yang melakukan aktivitas sah di laut lepas.
Rusia juga menuntut AS memastikan perlakuan yang bermartabat terhadap para kru Marinera warga Rusia.