Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Perempuan di India Dilarang Aborsi

Arif Budiwinarto
Pemerintah India melarang perempuan aborsi di tengah tingginya kasus Covid-19 (foto: AsianTimes)

Permasalahan lainnya muncul, perempuan hamil dari keluarga miskin kerap mengambil jalan pintas dengan melakukan aborsi medis secara mandiri tanpa edukasi yang memadai. Hal ini berpotensi menimbulkan penyakit atau infeksi rahim bagi perempuan yang melakukannya.

"Dia (perempuan) marah dan menangis. Kami merujuknya ke rumah sakit pemerintah terdekat, tahu betul bahwa kebanyakan akan membiarkannya. Sebagian besar klien kami mengeluhkan hal itu," jelas Vijaylaxmi Rao yang menjalankan Klinik Asosiasi Keluarga Berencana.

"Banyak perempuan dari komunitas pertanian dan tidak ingin memiliki anak lagi. Sekarang mereka dipaksa untuk melanjutkan kehamilan mereka," lanjutnya.

India berada di urutan ketiga negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia, data hari Minggu (12/7/2020) kemarin mencatat angka infeksi di negara tersebut menyentuh 849.553 dengan kematian sebanyak 22.674.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Health
1 bulan lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
1 bulan lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
1 bulan lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal