Kebakaran Apartemen Hong Kong Renggut 159 Nyawa, Departemen Pemadam Kebakaran Dibohongi

Anton Suhartono
Tragedi kebakaran mematikan di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, ternyata menyimpan skandal besar (Foto: AP)

HONG KONG, iNews.id - Tragedi kebakaran mematikan di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, ternyata menyimpan skandal besar di baliknya. Polisi Hong Kong mengungkap, Departemen Pemadam Kebakaran telah dibohongi pihak subkontraktor terkait status sistem alarm kebakaran yang seharusnya aktif selama renovasi berlangsung.

Kebakaran yang berlangsung selama 43 jam sejak 26 November itu merenggut 159 nyawa dan puluhan lainnya masih hilang. Ini menjadi insiden kebakaran paling mematikan di Hong Kong dalam beberapa dekade terakhir.

Kontraktor Klaim Alarm Aktif, Kenyataannya Dinonaktifkan

Kepala Kepolisian Hong Kong Joe Chow mengungkap, penyelidikan terbaru menemukan adanya laporan palsu yang diberikan kepada departemen pemadam kebakaran.

Enam pejabat perusahaan subkontraktor yang bertanggung jawab atas sistem alarm kebakaran ditangkap pada Rabu (3/12/2025) karena diduga menyampaikan laporan palsu dan mengklaim bahwa sistem alarm tidak akan dinonaktifkan selama pekerjaan renovasi.

Padahal alarm ternyata tidak berfungsi saat kebakaran terjadi, sehingga penghuni tidak mendapat peringatan dini untuk menyelamatkan diri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 hari lalu

Terungkap! Ini Penyebab Komponen Jet Tempur Canggih Buatan AS F-35 Jatuh ke Tangan China

24 hari lalu

Hong Kong Masih Jadi Pusat Miliarder Asia, Total Kekayaan Tembus Rp5.737 Triliun

27 hari lalu

BI bakal Perluas QRIS Antarnegara, Timor Leste dan Hong Kong Segera Terhubung

29 hari lalu

Ombudsman Temukan Fasilitas Standar Apartemen di Lapas Cibinong, Minta Imipas Bertindak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal