Kebakaran Apartemen Hong Kong Renggut 159 Nyawa, Departemen Pemadam Kebakaran Dibohongi

Anton Suhartono
Tragedi kebakaran mematikan di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, ternyata menyimpan skandal besar (Foto: AP)

Total 21 orang kini telah ditangkap, termasuk 15 di antaranya telah didakwa atas tuduhan pembunuhan tidak berencana.

Api Menyebar Lewat Scaffolding Bambu dan Jaring Pengaman

Api dengan cepat melahap tujuh dari delapan menara apartemen berlantai 31 itu. Kecepatan penyebaran api dikaitkan dengan kondisi bangunan yang tengah dalam proses renovasi sejak Juli 2024, dengan scaffolding bambu dan jaring pengaman menutupi sebagian besar fasad gedung. Material-material itu mempercepat rambatan api dan menjebak banyak penghuni di dalam.

Hingga kini, 31 orang masih hilang, dan upaya pencarian terus berlangsung.

Dugaan Pengabaian Prosedur Keselamatan

Penyelidik kini memfokuskan perhatian pada dua aspek krusial, apakah sistem keselamatan kebakaran sengaja dinonaktifkan untuk mempercepat renovasi, sehingga dianggap mengganggu pekerjaan konstruksi.

Dengan 159 korban jiwa, kebakaran kompleks permukiman Wang Fuk Court disebut sebagai salah satu tragedi paling kelam dalam sejarah Hong Kong modern. Pemerintah kini berada di bawah tekanan untuk mengungkap apakah ada kelalaian sistemik, mengevaluasi ulang standar keselamatan konstruksi, serta memastikan para pelaku, baik kontraktor maupun pihak yang bertanggung jawab lain, mendapat hukuman setimpal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 hari lalu

Terungkap! Ini Penyebab Komponen Jet Tempur Canggih Buatan AS F-35 Jatuh ke Tangan China

25 hari lalu

Hong Kong Masih Jadi Pusat Miliarder Asia, Total Kekayaan Tembus Rp5.737 Triliun

27 hari lalu

BI bakal Perluas QRIS Antarnegara, Timor Leste dan Hong Kong Segera Terhubung

29 hari lalu

Ombudsman Temukan Fasilitas Standar Apartemen di Lapas Cibinong, Minta Imipas Bertindak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal