Kekurangan Pasukan, Ukraina Sita Paspor Warga Agar Tak Kabur ke Luar Negeri

Muhammad Fida Ul Haq
Ukraina kekurangan tentara akibat berperang dengan Rusia (Foto: Reuters)

Namun, dalam setidaknya satu kasus, perekrut Ukraina mencoba mengirimkan seorang pria berusia 36 tahun yang mengalami gangguan mental dan sedang minum obat depresi untuk pelatihan militer.

Pria tersebut, Hryhorii Harasym, diizinkan untuk tugas dengan pembatasan dan dipanggil untuk perang dengan Rusia.

"Mereka memanggil orang dengan diagnosis resmi cacat mental sejak kecil ke dalam tentara," kata Tetiana Fefchak, seorang pengacara Harasym.

Fefchak mengatakan bahwa kasus-kasus terkait wajib militer meningkat selama enam bulan terakhir.

Beberapa pria Ukraina telah berbalik ke pengadilan untuk melawan apa yang mereka klaim sebagai pemberitahuan wajib militer yang salah dan mobilisasi paksa.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Tolak Dikirim Perang, Ratusan Yahudi Ultra-Ortodoks Serbu Rumah Kepala Polisi Militer Israel

Internasional
2 hari lalu

Putin Kutuk Percobaan Pembunuhan terhadap Trump

Internasional
2 hari lalu

Kapal Pesiar Supermewah Milik Miliarder Rusia Lintasi Selat Hormuz Tanpa Gangguan, Meledek AS?

Internasional
5 hari lalu

Para Ahli dari 5 Negara Kekuatan Nuklir Berkumpul di New York, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal