Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

Anton Suhartono
China berhasil memulihkan akses jalan ke pos perbatasan dengan Nepal, Gyirong, Rabu (2/9) yang lenyap akibat banjir bandang (Foto: Reuters)

Diketahui banyak korban tertimbun longsor atau hanyut dibawa banjir di pos perbatasan tersebut.

Dalam rekaman video yang dirilis stasiun televisi CCTV, tim SAR menggunakan ekskavator, alat pendeteksi kehidupan, dan anjing pelacak, dikerahkan.

Namun operasi harus dihentikan sesekali karena hujan yang terus menerus tuturn serta medan yang sulit. Tim harus bekerja di ngarai pegunungan yang sempit, terjepit di antara tebing yang tidak stabil serta sungai deras.

Di saat bersamaan, pihak berwenang memantau danau-danau di hulu yang debit airnya kembali naik pasca-banjir bandang. Danau-danau itu berpotensi jebol kembali, memicu banjir dahsyat. Selain itu, tim juga mengkhawatirkan longsor.

Sementara itu di Nepal, harapan untuk menemukan korban hilang dalam keadaan hidup sangat tipis.

Sejauh ini 1.114 orang tewas di Nepal saja dan hampir 4.000 orang hilang.

Sementara di China, korban tewas 16 orang dan 546 lainnya hilang. Jumlah tersebut termasuk warga asing, yakni 104 warga India, 49 Nepal, serta 33 warga Latvia yang diyakini sebagai bagian dari dua kelompok turis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Tembus 1.400 Orang, 5.800 Lebih Hilang

5 hari lalu

Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional, 1.355 Orang Tewas akibat Banjir Bandang

7 hari lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

8 hari lalu

Jumbo! Kerugian Banjir Dahsyat Nepal Ditaksir Tembus Rp45 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal