Kericuhan Unjuk Rasa Usia Pensiun, Lebih dari 800 Warga Rusia Ditahan

Nathania Riris Michico
Lebih dari 800 pengunjuk-rasa ditahan dan banyak yang dipukuli dengan pentungan, kata kelompok pemantau hak asasi. (Foto: EPA)

Sementara itu, Putin mengatakan langkah untuk menaikkan usia pensiun tertunda selama bertahun-tahun dan berisiko menyebabkan inflasi dan meningkatkan angka kemiskinan.

"Penundaan lebih lanjut akan merupakan keputusan tidak bertanggung jawab," katanya.

Namun, berbagai serikat pekerja memprotes hal itu lantaran banyak buruh tidak akan hidup cukup lama hingga tak akan menikmati masa pensiun.

Unjuk rasa puluhan ribu orang di seluruh Rusia dalam beberapa pekan terakhir, tergolong tak biasa di Rusia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Buletin
10 jam lalu

Trump dan Putin Sambangi China, Xi Jinping Tunjukkan Pengaruh Besarnya

Buletin
2 hari lalu

Saat Geopolitik Memanas! Vladimir Putin Temui Xi Jinping di Beijing, Ada Kesepakatan Strategis?

Internasional
2 hari lalu

Xi Jinping dan Putin Bertemu Hari Ini, Bahas Apa?

Internasional
2 hari lalu

Rusia Yakin Perang AS-Iran Belum Berakhir: Ada Konflik Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal