Kerusuhan Massal di Prancis, 3.200 Orang Ditahan Polisi dalam Tempo 3 Hari

Ahmad Islamy Jamil
Pemerintah Prancis mengerahkan 45.000 personel polisi ke jalan-jalan buntut kerusuhan tiga malam pascapenembakan kepada seorang remaja Muslim. (Foto: Reuters)

PARIS, iNews.id Kerusuhan massal yang melanda Prancis belum juga usai. Dalam tiga hari terakhir, polisi di negara itu telah menahan ribuan orang sebagai buntut dari kekacauan tersebut.

Kerusuhan pecah di Prancis sejak pekan lalu. Peristiwa itu dipicu oleh ulah seorang polisi yang membunuh remaja berusia 17 tahun di Nanterre, sebuah kawasan di pinggiran Ibu Kota Paris.

“Penegakan hukum sangat aktif. Sebanyak 3.200 orang telah ditahan dalam tiga hari ini, angka yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin, dalam pengarahannya pada awal pekan ini.

Dia mencatat, usia rata-rata para tahanan itu adalah 17 tahun.

“Dari 3.200 orang ini, sebanyak 60 persen di antaranya tidak pernah bermasalah dengan hukum sebelumnya,” kata Darmanin.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
24 jam lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Buletin
5 hari lalu

Prabowo Tantang Lawan Politik: Tak Suka Saya? Silakan Bertarung di 2029

Internasional
13 hari lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
14 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal