Ketakutan, Israel Tutupi Skala Kerusakan akibat Serangan Iran

Anton Suhartono
Dahsyatnya kehancuran serangan Iran di Israel sampai menghancurkan banyak gedung tempat tinggal (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Pemerintah Israel diduga kuat berupaya menutupi skala kerusakan besar akibat serangan rudal Iran, dengan melarang media dan warga sipil menyebarkan dokumentasi visual dari lokasi terdampak. Kebijakan kontroversial itu memicu spekulasi bahwa serangan Iran jauh lebih menghancurkan daripada yang diumumkan secara resmi.

Larangan keras ini diumumkan langsung Menteri Keamanan Nasional sayap kanan radikal, Itamar Ben Gvir. Ia memerintahkan polisi dan badan intelijen dalam negeri Shin Bet untuk memburu siapa pun yang merekam atau membagikan informasi mengenai titik-titik yang dihantam rudal Iran.

“Siaran yang menunjukkan lokasi pasti pendaratan rudal di Israel membahayakan keamanan negara. Saya perkirakan siapa pun yang melakukan ini akan diperlakukan sebagai orang yang membahayakan keamanan negara,” kata Ben Gvir, seperti dilaporkan surat kabar Times of Israel.

Tak hanya itu, Ben Gvir juga memerintahkan penindakan terhadap media asing dan warga yang mengekspresikan kegembiraan atas serangan tersebut. Bahkan narapidana yang bersorak di dalam penjara pun ikut ditindak oleh sipir.

Pengendalian Narasi di Tengah Kegagalan Pertahanan?

Larangan ini memicu pertanyaan publik dan analis militer: apakah sistem pertahanan canggih Israel seperti Iron Dome dan Arrow-3 gagal menghadang serangan besar-besaran Iran?

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Prosesi Pemakaman Terbesar, Ribuan Warga Gaza Salatkan 112 Jenazah Korban Kebrutalan Israel

13 jam lalu

Israel Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan dari Gaza

16 jam lalu

Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

20 jam lalu

Netanyahu Tolak Mentah-Mentah Proposal Damai Gaza Fase II yang Diajukan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal