Ketika Arab Saudi Promosi Wisata Situs 'Angker' dan Terlarang Al Ula

Nathania Riris Michico
Makam-makam pahatan batu Madain Saleh tampak dekat Kota Al Ula, Arab Saudi. (Foto: Reuters)

AL ULA, iNews.id - Di sudut utara terpencil di Arab Saudi, sebuah peninggalan peradaban kuno menjadi tumpuan harapan pemerintah untuk menjadi atraksi wisata dunia yang baru.

Arab Saudi memperkenalkan situs tersebut kepada dunia dan berharap bisa membantu perekonomian negara Teluk itu mengurangi ketergantungan dari penjualan minyak mentah.

Didukung oleh miliaran dolar investasi negara dan kemitraan budaya dengan Prancis, pihak berwenang berharap Al Ula dan makam-makam megah dari gunung batu di Madain Saleh dapat menarik jutaan wisatawan lokal maupun mancanegara.

Hal itu tidak saja menimbulkan kegembiraan dalam kerajaan Arab, tapi juga membalikan takhayul yang berkembang di kalangan masyarakat Saudi, yang juga didukung oleh fatwa, bahwa daerah itu dihantui oleh jin, dan harus dihindari.

Pengembangan Al Ula merupakan bagian dari upaya untuk melestarikan situs-situs peninggalan zaman pra-Islam untuk menarik wisatawan non-Muslim, memperkuat identitas nasional, dan meredam ketegangan dari Islam Sunni yang mendominasi Arab selama beberapa dekade.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
23 jam lalu

Saudi Gempur Yaman, 3 WNI Terjebak di Pulau Dajjal Socotra

Nasional
1 hari lalu

Danantara Targetkan Kampung Haji di Makkah Tahap Awal Tampung 22.000 Jemaah

Nasional
1 hari lalu

Gus Irfan Pastikan Kampung Haji di Makkah Belum Beroperasi Tahun Ini

Internasional
2 hari lalu

Serangan Militer Koalisi Arab Saudi ke Yaman Tewaskan 20 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal