Ketika Arab Saudi Promosi Wisata Situs 'Angker' dan Terlarang Al Ula

Nathania Riris Michico
Makam-makam pahatan batu Madain Saleh tampak dekat Kota Al Ula, Arab Saudi. (Foto: Reuters)

Madain Saleh, situs warisan dunia UNESCO yang terletak di sana, adalah kota kuno berusia 2.000 tahun yang diukir menjadi batu-batu gurun oleh kaum Nabatean, orang-orang Arab dari zaman pra-islam yang juga membangun Petra di negara tetangga, Yordania.

Fasad-fasad bertingkat dengan ukiran rumit dan prasasti-prasasti yang ditorehkan di batu pasir merah menunjukkan jalan masuk ke ruang-ruang dalam yang pernah menjadi tempat persemayaman jenazah. Di malam hari, bintang berkelap-kelip di langit gurun yang luas.

Pemandangan Kota Al Ula, Arab Saudi. (Foto: Reuters)

Takhayul tentang situs tersebut dapat ditelusuri ke sebuah hadis yang memperingatkan umat Islam untuk tidak memasuki Al Ula.

Sementara tafsiran dari bagian hadis itu diperdebatkan, ulama yang didukung oleh negara Saudi mengeluarkan fatwa yang menjadi acuan selama bertahun-tahun.

Pada 2012, salah satu dari mereka memutuskan bahwa Al Ula harus dibuka untuk umum. Namun bahkan bertahun-tahun kemudian, sebuah sekolah di daerah itu ditutup sementara setelah para siswa melihat jin, media setempat melaporkan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Saudi Gempur Yaman, 3 WNI Terjebak di Pulau Dajjal Socotra

Nasional
3 hari lalu

Danantara Targetkan Kampung Haji di Makkah Tahap Awal Tampung 22.000 Jemaah

Nasional
3 hari lalu

Gus Irfan Pastikan Kampung Haji di Makkah Belum Beroperasi Tahun Ini

Internasional
3 hari lalu

Serangan Militer Koalisi Arab Saudi ke Yaman Tewaskan 20 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal