Ketika Arab Saudi Promosi Wisata Situs 'Angker' dan Terlarang Al Ula

Nathania Riris Michico
Makam-makam pahatan batu Madain Saleh tampak dekat Kota Al Ula, Arab Saudi. (Foto: Reuters)

Selama tur media, warga menolak untuk berbicara tentang reputasi daerah tersebut yang disebut-sebut mendapat kutukan. Mereka malahan sibuk memanfaatkan peluang untuk menghasilkan uang dan menyambut pengunjung.

Warga setempat berencana untuk membuka restoran dan toko. Ratusan pemuda juga dikirim ke luar negeri untuk belajar industri pariwisata. Lantaran Arab Saudi yang konservatif mulai melonggarkan batas-batas sosial, beberapa pemandu wisata di Al Ula adalah perempuan.

"Masyarakat setempat sangat damai, terpelajar, dan ramah," kata seorang warga, Talal Al Faqir, seperti diberitakan Reuters.

"Putra Mahkota membuka jalan bagi seluruh dunia untuk mengunjungi kami dan melihat peradaban besar di wilayah kami. Kami baru saja mulai.”

Dalam upaya Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman untuk mengubah ekonomi dan masyarakat Arab Saudi, Al Ula menjadi terkenal.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Saudi Gempur Yaman, 3 WNI Terjebak di Pulau Dajjal Socotra

Nasional
3 hari lalu

Danantara Targetkan Kampung Haji di Makkah Tahap Awal Tampung 22.000 Jemaah

Nasional
3 hari lalu

Gus Irfan Pastikan Kampung Haji di Makkah Belum Beroperasi Tahun Ini

Internasional
4 hari lalu

Serangan Militer Koalisi Arab Saudi ke Yaman Tewaskan 20 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal