Ketika Propaganda dan Teori Konspirasi soal Virus Korona Buat Warga Iran Galau

Nathania Riris Michico
Seorang perempuan Iran mengenakan masker di jalanan yang sepi di Teheran. (FOTO: ATTA KENARE / AFP)

TEHERAN, iNews.id - Musim wisata di Iran memasuki puncaknya seputar perayaan Tahun Baru Nowruz yang jatuh pada 20 Maret. Namun ketika jutaan warga bersiap menyambut masa libur selama dua pekan, seorang pakar medis memprediksi hingga 40 persen populasi ibu kota Teheran akan tertular virus korona.

Direktur Pusat Penelitian Penyakit Menular, Masoud Mardani, menerbitkan prediksi muram tersebut pada pekan lalu. Menurut perhitungannya, sekitar 2,5 hingga 3,5 juta penduduk Teheran akan menjadi korban virus korona, dengan jumlah korban jiwa sebesar 50.000 hingga 70.000 orang sesuai estimasi tingkat kematian korona yang sebesar 2 persen.

Namun hanya beberapa hari berselang, Mardani mencabut pernyataannya tersebut. Sebaliknya, dia mengaku jendela waktu penyebaran virus tidak terbatas pada perayaan Nowruz dan juga tidak terfokus hanya pada Teheran.

Dilaporkan Deutsche Welle, Rabu (11/3/2020), bukan kali pertama publik Iran dibuat bingung oleh simpang siur informasi yang dikeluarkan pemerintah. Saat ini, media-media nasional menerbitkan wawancara beragam dengan pakar medis dengan pesan yang saling bertentangan.

Celakanya, tokoh agama dan politik Iran mendesak pemerintah hanya melaporkan "kabar positif" tentang wabah korona. Hal ini mengakibatkan angka korban yang dikeluarkan pemerintah acap tidak sesuai dengan beragam informasi yang bocor ke media.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 jam lalu

Trump Klaim AL dan AU Iran Sudah Lenyap, Pabrik Senjata Hancur

5 jam lalu

Trump Ancam Hukum Negara-negara yang Kerja Sama Ekonomi dengan Iran

6 jam lalu

Trump Gelar Perang Ekonomi terhadap Iran, Menlu Araghchi: Pengalihan Isu

7 jam lalu

Begini Cara Trump Hancurkan Ekonomi Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal