Kisah Dokter AS Tugas di Gaza Terpaksa Amputasi 80 Persen Pasien Anak akibat Bom Israel

Anton Suhartono
Seorang dokter ahli bedah vaskular AS mengungkap pengalaman saat bertugas di Gaza, terpaksa mengamputasi kaki dan tangan anak-anak korban serangan Israel (Foto: AP)

Euro-Mediterranean Human Rights Monitor juga menyebut, pembantaian terhadap anak-anak Gaza oleh Israel terjadi setiap hari, tren yang sangat berbahaya. Bahkan pembunuhan dilakukan dengan cara brutal.

“Militer Israel menargetkan warga Palestina dan anak-anak setiap hari secara metodis dan luas dengan cara paling kejam dan brutal, hampir tanpa henti selama 10 bulan berturut-turut,” demikian isi pernyataan.

Sementara itu badan PBB untuk pengungsi Palestina UNRWA menyebutkan, sekitar 625.000 anak Gaza putus sekolah selama 1 tahun ajaran penuh akibat perang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 menit lalu

Israel Akan Usir Jutaan Warga Gaza, AS: Tak Seorang pun Boleh Dipaksa Pergi

17 menit lalu

Islandia Panggil Dubes AS Buntut Posting-an Trump Negaranya Ditandai Bendera Amerika

4 jam lalu

Iran Tembak Jatuh Drone MQ-1 AS di Selat Hormuz

14 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal