Kisah Li Wenliang, Dokter Whistleblower Virus Korona yang Meninggal akibat Terinfeksi

Anton Suhartono
Li Wenliang (Foto: Weibo)

"Beruntung jika masyarakat percaya pada rumor saat itu dan mulai memakai masker dan melakukan tindakan sanitasi serta menghindari pasar hewan liar," demikian isi komentar.

Semua berawal pada 30 Desember, Li mengirim pesan melalui grup WeChat alumni sekolah kedokteran memperingatkan bahwa departemen oftalmologi rumah sakitnya mendapati tujuh pasien yang didiagnosis mengalami gejala seperti SARS. Ketujuh orang itu mengaku baru berpergian ke pasar sea food di Wuhan.

Pesan itu pun bocor lalu Li dipanggil oleh rumah sakit untuk dimintai keterangan. Pada 3 Januari, dia dipanggil oleh kepolisian setempat karena diduga menyebarkan rumor melalui online dan mengganggu ketertiban sosial.

Li sempat khawatir rumah sakit akan menghukumnya karena tuduhan menyebarkan rumot. namun dia merasa lega setelah Pengadilan Tinggi justru mengkritik polisi.

"Saya pikir seharusnya ada lebih dari satu suara di masyarakat dan saya tidak setuju menggunakan kekuatan publik untuk campur tangan berlebihan," kata Li.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
23 jam lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

21 jam lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

2 hari lalu

Kisah 900 Siswa SMA Nepal Lolos dari Terjangan Banjir, Bus Terakhir Nyaris Dihantam Gelombang

2 hari lalu

Banjir Nepal: Korban Tewas Tembus 1.000 Orang, Ratusan Pekerja Terjebak di Terowongan PLTA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal