Kisah Menegangkan Ular Kobra Merayap di Bawah Bangku Pilot dalam Penerbangan

Anton Suhartono
Pilot Rudolf Erasmus mengisahkan ketegangan saat Cape Cobra merayap di bawah bangkunya (Foto: AP)

"Dia tetap tenang dan mendaratkan pesawat tersebut dengan Cape Cobra berbisa mematikan meringkuk di bawah kursinya," kata Emmenis.

Cape Cobra adalah salah satu spesies kobra paling berbahaya di Afrika karena racunnya yang sangat mematikan.

Anehnya saat tim penanganan satwa Kota Welkom menyisir pesawat, kobra itu tak ditemukan. Bahkan pencarian memakan waktu sampai 2 hari yakni hingga Rabu.

Petugas dari organisasi satwa setempat, Johan de Klerk, tidak yakin apakah ular sudah keluar tanpa diketahui.

Masalahnya Erasmus harus membawa pesawat kembali ke Kota Mbombela, tempat pangkalannya. Dia terpaksa menerbangkannya selama 90 menit dengan kemungkinan ular itu masih berada di dalam.

Untungnya, kobra tidak muncul sampai pesawat mendarat. Setelah tiba di pangkalan, pesawat dibongkar seluruhnya dan sang kobra juga tak ditemukan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 hari lalu

Pemerintah Kerahkan 52 Pesawat Tangani Karhutla di Sumatera dan Kalimantan

18 hari lalu

Megah! 81 Pesawat dan Helikopter TNI bakal Demo Udara di HUT ke-81 RI

19 hari lalu

Pesawat Air India Bawa 145 Orang Terjun 90 Meter dalam Sekejap, Pilot Ternyata Positif Ganja

20 hari lalu

Bareskrim Polri Gandeng PDRM Investigasi Pilot Malaysia Bawa 26 Kg Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal