Kisah Pasutri Beli Rumah Angker Tempat Pembunuhan Berantai, Para Korban Dikubur di Halaman

Anton Suhartono
Rumah Tom William dan Barbara Holms (Foto: Barbara Holms)

Dalam perjalanan pulang, William melakukan riset online hingga menemukan artikel kasus pembunuhan di rumah itu. Bukan apa-apa, dai sudah curiga mengapa rumah sebesar itu dijual dengan harga miring. Namun artikel itu justru memacu dirinya untuk cepat-cepat membelinnya.

"Ketika kami mendapati kejahatan terjadi di rumah itu, saya menjadi bersemangat. Sebagai penggemar sejati buku kriminal, hal semacam ini menarik minat saya. Saya langsung ingin tinggal di rumah itu," katanya.

Barbara pun berpikir yang sama, mengenyampingkan masa lalu rumah itu dan mementingkan kebutuhan. 

"Ini adalah rumah dupleks dengan unit lantai atas dan bawah, sehingga bisa menampung ibunya. Harganya murah: 226.000 dolar AS. Beberapa tahun sebelumnya harganya mencapai 560.000 dolar. Kami tidak pernah takut tentang pembunuhan itu, tidak sedikit pun. Ibu Barbara juga tidak, sama sekali tidak mengganggunya. Dia selalu bercanda, kalau saya meninggal, makamkan saya di halaman belakang," kata William.

Dia melanjutkan, saat membeli rumah banyak bagian yang sudah direnovasi, namun lantainya masih asli. Puente tinggal di lantai atas dan kamar tidurnya digunakan sebagai kamar tamu. Justru kamar tidur William dan Barbara adalah ruangan yang sebelumnya digunakan untuk menaruh mayat korban Puente. Saat itu fungsinya adalah gudang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Todd Blanche Eks Pengacara Pribadi Trump Terpilih Jadi Jaksa Agung AS

21 jam lalu

Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus Febrie Dilaporkan ke Bareskrim, Dugaan Pembunuhan

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak Buntut Rencana Iran Perketat Selat Hormuz

2 hari lalu

Motif Saepul Mutilasi Pria di Depok Terbongkar, Ingin Kuasai Harta Korban

2 hari lalu

Trump Akhirnya Akui Persediaan Amunisi AS Menipis gegara Lawan Iran: Perang Segera Berakhir!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal