Kisah Pengungsi Gaza Dijanjikan Terbang ke Indonesia, tapi Dibawa ke Afrika Selatan

Anton Suhartono
Warga Gaza bagian dari 153 pengungsi yang terdampar di Afrika Selatan menggunakan penerbangan carter misterius mengungkap perjalanannya (Foto: Kedubes Palestina)

Pihak berwenang Afrika Selatan menduga penerbangan itu merupakan bagian dari skema untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka. 

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa memerintahkan penyelidikan terhadap pihak yang bertanggung jawab atas penerbangan carteran tersebut.

Namun, Afrika Selatan memberikan pembebasan visa 90 hari kepada 153 warga Palestina yang berada di dalam pesawat tersebut.

Situs web Al Majd Eropa mengklaim bahwa perusahaan tersebut didirikan di Jerman pada tahun 2010 dan berkantor di Yerusalem Timur. Namun, investigasi yang dilakukan oleh harian Israel, Haaretz, menemukan bahwa organisasi tersebut sebenarnya terdaftar di Estonia dan beroperasi melalui perusahaan konsultan palsu. 

Situs web tersebut sendiri tidak memiliki alamat atau nomor telepon, hanya menyediakan lokasi yakni di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Israel Siapkan Rencana Usir Seluruh Warga Gaza, Tunggu Restu AS

21 jam lalu

Timur Tengah Memanas, Kedubes dan Perusahaan AS Jadi Target Serangan Iran

1 hari lalu

Perang Lagi! AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah Waspada

2 hari lalu

Gawat! Sekolah-Sekolah Palestina Dipaksa Pakai Kurikulum Israel, 45.000 Pelajar Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal