Kisah Perdana Menteri Bhutan yang Praktik Dokter Setiap Sabtu

Anton Suhartono
Lotay Tshering (Foto: AFP)

Pasien tidak harus membayar untuk mendapat perawatan kesehatan di Bhutan.

Pendekatan layanan kesehatan yang dilakukan Tshering menunjukkan hasil. Negara ini mengalami peningkatan besar dalam usia harapan hidup, penurunan angka kematian bayi, dan penghapusan penyakit menular.

"Perlah-lahan, sekarang kita harus fokus pada perawatan kesehatan sekunder dan tersier," kata Tshering.

Politik, kata dia, mirip dengan profesi dokter.

"Di rumah sakit saya memeriksa dan merawat pasien. Di pemerintahan, saya mengecek kebijakan kesehatan dan berusaha menjadikannya lebih baik," katanya.

"Saya akan terus melakukan ini sampai mati dan saya rindu tidak bisa berada di sini setiap hari," ujarnya.

Bahkan, saat dia mengendarai mobil sendiri di ibu kota Thimphu menuju kantor perdana menteri, selalu ada dorongan kuat untuk membelokkkannya ke rumah sakit.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Sains
24 jam lalu

Otak Bayi 60% Terdiri dari Lemak? Ini Faktanya!

Seleb
1 hari lalu

Pengakuan Lengkap Pasien Campak Nonton Konser F4 di Jakarta, Dokter Murka!

Health
6 hari lalu

Minum Kolagen tapi Kulit Tetap Kusam? Ternyata Ini Penyebabnya!

Health
6 hari lalu

Fenomena Gen Z Muka Boros Jadi Sorotan, Dokter Ungkap Penyebab Utamanya

Seleb
11 hari lalu

Dokter Ini Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Bawa Pesan Perempuan Berani Bermimpi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal