Kisah Perempuan Hebat di Gaza, Lahirkan Bayi Kembar 4 saat Perang Sempat Jalan Kaki 5 Km

Anton Suhartono
Iman Al Masry melahirkan bayi kembar 4 di tengah perang di Gaza (Foto: Anadolu)

"Ketika meninggalkan rumah, saya hanya membawa beberapa pakaian musim panas untuk anak-anak. Saya kira perang akan berlangsung 1 atau 2 minggu dan setelah itu kami akan kembali ke rumah,” ujarnya.

Seperti para ibu lainnya, Masry berharap bisa menjalankan tradisi dan merayakan kelahiran bayi-bayinya, termasuk memandikan dengan air mawar.

Namun jangankan memandikan, mendapat air bersih saja sulit.

"Kami bahkan belum bisa memandikan mereka," katanya.

Dia menambahkan jatah popok di pengungsian juga dibatasi karena kondisi yang tak memungkinkan.

"Biasanya saya mengganti popok bayi setiap 2 jam. Tapi situasinya sulit dan saya harus berhemat,” katanya, seraya menambahkan bayi yang baru lahir hanya mendapat jatah popok di pagi dan malam hari.

Sementara sang suami, Ammar (33), merasa terpukul karena tidak bisa menafkahi keluarganya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Mencekam! 14 Bayi Baru Lahir Tewas dalam Kebakaran di Rumah Sakit

5 hari lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

6 hari lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

7 hari lalu

BAB Jadi Coklat Gelap setelah Minum Zat Besi, Normal atau Berbahaya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal