Kisah Perjalanan Kapal Terakhir Pengangkut Budak ke Amerika

Anton Suhartono
Clotilda, kapal terakhir pengangkut budak yang sampai ke daratan Amerika (Foto: AP)

MONTGOMERY, iNews.id - Jejak perbudakan di Amerika Serikat (AS) salah satunya terungkap dari penemuan bangkai kapal Clotilda yang berlayar 160 tahun silam. Clotilda merupakan kapal terakhir pengangkut budak yang berhasil mencapai daratan Amerika setelah melakukan pelayaran penuh tantangan dari Afrika.

Para budak itu mampu bertahan di Amerika Serikat (AS) bahkan membentuk kehidupan baru di sebuah desa kecil yang didirikan para penyintas. Kisah perjalanan dan kehidupan anak keturunan mereka diangkat dalam laporan BBC Travel.

Pimpinan Asosiasi Keturunan Clotilda Darron Patterson mengisahkan, pelayaran itu penuh risiko dan terbukti banyak kapal yang karam.

"Sungguh gila berpikir mereka akan berlayar melewati daerah ini," kata Patterson, kepada BBC Travel.

Dia adalah cicit dari Kupollee, yang kemudian berganti nama menjadi Pollee Allen. Kupollee merupakan salah satu dari 110 laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang sempat disekap dari Benin di Afrika Barat, lalu dibawa ke AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka

57 tahun lalu

Balas Dendam! Iran Gempur Pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait

57 tahun lalu

Trump Sebut AS Akan Lucuti Nuklir Iran Tanpa Negosiasi: Itu Lebih Mudah!

57 tahun lalu

Ini Pemicu Konflik AS-Iran Terbaru, Perang Skala Penuh di Depan Mata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal