Kisah Perjalanan Kapal Terakhir Pengangkut Budak ke Amerika

Anton Suhartono
Clotilda, kapal terakhir pengangkut budak yang sampai ke daratan Amerika (Foto: AP)

Perhatian sekelompok orang dan dana memengaruhi segalanya, dari hubungan pribadi, sejarah hingga masa depan permukiman tersebut.

Ada kucuran dana dari berbagai pihak, termasik pembayaran kompensasi sebesar 3,6 juta dolar AS dari British Petroleum terkait dampak tumpahan minyak, dialokasikan untuk pembangunan kembali Africatown Welcome Center. Pembangunan ulang gedung itu telah lama ditunggu-tunggu sejak tersapu Badai Katrina pada tahun 2005.

Meski kisah kapal pengangkut budak Clotilda diketahui dan kehidupan para penyintasnya didokumentasikan secara baik dalam foto, wawancara, bahkan cuplikan film, tanpa bukti bangkai kapal, sejarahnya akan tetap terkubur.

Tanpa penemuan itu pula, warga kulit putih tidak akan berkepentingan untuk mengakui fakta tentang sekelompok orang Afrika yang datang untuk diperbudak ini.

Pengumuman penemuan bangkai kapal Clotilda pada 2019 juga membangkitkan rasa ingin tahu Patterson. Dia mulai mengumpulkan peninggalan leluhurnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 jam lalu

Kampus di AS Ini Buka Fakultas Baru Cetak Kreator Konten-Influencer

1 hari lalu

Iran: Perang Ekonomi Trump Ancam Kedaulatan Seluruh Dunia

1 hari lalu

Iran Akan Serang Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu Perang Ekonomi AS

1 hari lalu

Tolak Mentah-Mentah Ajakan AS Perang Ekonomi Lawan Iran, China: Ilegal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal