Kisah Pilu Gempa Turki, Pria Ini Pegangi Tangan Putrinya yang Meninggal Terjebak Reruntuhan

Anton Suhartono
Mesut Hancer memegang tangan putrinya, Irmak, yang tewas terjebak reruntuhan bangunan akibat gempa di Turki (Foto: AFP)

Kisah haru lainnya terjadi di Suriah. Penduduk menggali reruntuhan bangunan di Kota Jinderis, dekat dengan perbatasan Turki, dan menemukan bayi yang menangis. Ajaibnya sang bayi yang baru dilahirkan itu selamat.

Kerabat korban, Ramadan Sleiman, mengatakan tali pusar bayi perempuan itu masih terhubung dengan ibunya, Afraa Abu Hadiya. Sayang, nyawa Afraa tak terselamatkan. Bayi itu juga satu-satunya korban selamat dari keluarga tersebut.

Bayi yang baru lahir itu diselamatkan pada Senin sore, lebih dari 10 jam setelah gempa melanda.

Seorang dokter mengatakan, Afraa masih sadar saat melahirkan dan meninggal tak lama setelah itu. Dia memperkirakan bayi itu lahir beberapa jam sebelum ditemukan, mengingat suhu tubuhnya yang masih hangat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Gempa Dahsyat M7,6 Guncang Panama, Ahli: Pelajaran Ancaman Sesar Senyap di Indonesia

2 hari lalu

Breaking News: Gempa Dahsyat M7,6 Guncang Panama, Tsunami Ancam Sejumlah Negara

2 hari lalu

Gempa M5,1 Guncang Tenggara Bitung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

4 hari lalu

Hadapi Serangan Houthi, Turki dan Pakistan Segera Kirim Pasukan ke Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal