Kisah WNI saat Suhu -45 Derajat di AS: Kaki Membeku, Kota Seperti Mati

Nathania Riris Michico
Warga saat berjalan di atas danau Michigan yang membeku. (Foto: Scott Olson/Getty Images/AFP)

3. Lynn Terpin di Chicago di Illinois

Meski daerah tempat tinggalnya mencapai suhu -31 derajat Celcius dengan angin, Lynn tetap melakukan aktivitas favoritnya –berlari.

"Saya sudah biasa lari, tidak peduli kondisi cuacanya bagaimana," kata Lynn.

"Lari biasanya empat sampai enam mil (6-9 km).”

Lynn (paling depan) dan grupnya tetap berlari meski suhu jauh di bawah beku. (Foto: doc. pribadi)

Namun, Lynn, yang tinggal di Chicago sejak 1987, harus menggunakan perlengkapan ekstra sebelum berlari di suhu di bawah beku. Terlebih karena angin kering dan dingin mempersulit bernapas.

"Kita pakai kaos kaki dua, pakai balaclava (penutup muka)," ujar Lynn.

"Lalu pakai bandana di leher, komplit lah, sarung tangan, dan penghangat tangan. Tapi sesudahnya, kedinginan juga jari-jarinya."

Menurut Lynn, matahari sangat membantu untuk memberi kehangatan saat berlari di musim dingin. Dia selalu siap lari tiga kali dalam sepekan, tidak peduli cuacanya.

"Biasanya ramai-ramai, tapi Selasa kemarin karena tidak ada yang mau keluar, saya sendirian. Nekat!” katanya sambil tertawa.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
12 hari lalu

Waspada! Gelombang Tinggi Mengintai di Sejumlah Perairan hingga 25 Agustus 2026

2 bulan lalu

Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Mengintai di Sejumlah Perairan hingga 23 Juli 2026

2 bulan lalu

Siklon Tropis Haishen Mengintai di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia

2 bulan lalu

Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Mengintai Sejumlah Perairan hingga 2 Juli 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal