Konflik di Sri Lanka, dari Bentrok Antaragama hingga Krisis Politik

Anton Suhartono
Petugas menjaga Gereja St Anthony di Kolombo (Foto: AFP)

Terlepas dari itu, masa lalu Sri Lanka sebenarnya dipenuhi dengan kekerasan berdarah yakni perang saudara melibatkan etnis mayoritas Budha.

Negara di Asia Selatan ini mengalami perang saudara yang berlangsung selama hampir 30 tahun sebelum berakhir pada 2000-an. Setelah itu Sri Lanka telah menikmati masa relatif tenang sampai ledakan di delapan lokasi pada Minggu kemarin yang sejauh ini menewaskan 207 orang.

Berikut sejarah singkat konflik Sri Lanka sebagaimana dikutip dari The New York Times, Senin (22/4/2019):

Negara ini memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada 1948 sebagai Ceylon sebelum berubah menjadi Republik Sri Lanka pada 1972.

Sejak itu perjalanan Sri Lanka diwarnai oleh ketegangan sektarian, termasuk yang terjadi baru-baru ini yakni persaingan antara etnis China dan India.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
20 hari lalu

Menteri Energi Sri Lanka Mundur di Tengah Krisis, Dituduh Korupsi Impor Batubara

Nasional
1 bulan lalu

Kapolda Sumsel Tinjau Pengamanan Paskah di Gereja Santo Yoseph, Pastikan Ibadah Berjalan Aman dan Tertib

Destinasi
1 bulan lalu

Tren Baru! Jelajahi Akulturasi Budaya China-Jawa di Semarang dengan Cara Tak Biasa

Nasional
1 bulan lalu

Menlu 8 Negara Kecam Keras Israel: Halangi Ibadah di Masjid Al Aqsa hingga Gereja Suci Yerusalem

Internasional
2 bulan lalu

Sri Lanka Tolak Izin Mendarat 2 Jet Tempur AS Bawa Rudal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal