Konflik di Sri Lanka, dari Bentrok Antaragama hingga Krisis Politik

Anton Suhartono
Petugas menjaga Gereja St Anthony di Kolombo (Foto: AFP)

Tidak ada data korban jiwa yang pasti, namun PBB memperkirakan sebanyak 40.000 warga sipil tewas dalam perang saudara selama hampir 3 dekade itu.

Sejak perang saudara berakhir sampai saat ini masih banyak anggota Macan Tamil yang mencari ribuan anggota keluarga mereka yang hilang. Tak hanya itu mereka juga berusaha merebut kembali tanah yang masih dikuasai militer.

Munculnya kelompok nasionalis Budha Sinhala, membuat perpecahan sektarian terus tumbuh. Bahkan negara ini mengalami gelombang kekerasan terbaru, seperti terjadi tahun lalu di mana sekelompok umat Buddha menyerang rumah-rumah muslim dan membakar pusat-pusat ekonomi warga di Distrik Kandy.

Selain itu Sri Lanka juga mengalami krisis politik yang mencapai puncaknya tahun lalu. Upaya menggulingkan perdana menteri menimbulkan krisis konstitusi berlarut-larut yang mengancam perpecahan serta menimbulkan kekerasan. Negara tersebut pernah memiliki dua perdana menteri yang diumumkan di saat bersamaan.

Presiden Maithripala Sirisena memutuskan memberhentikan Ranil Wickremesinghe sebagai perdana menteri pada Oktober 2018. Sebagai pengganti, dia menunjuk mantan presiden dan orang kuat Mahinda Rajapaksa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
20 hari lalu

Menteri Energi Sri Lanka Mundur di Tengah Krisis, Dituduh Korupsi Impor Batubara

Nasional
1 bulan lalu

Kapolda Sumsel Tinjau Pengamanan Paskah di Gereja Santo Yoseph, Pastikan Ibadah Berjalan Aman dan Tertib

Destinasi
1 bulan lalu

Tren Baru! Jelajahi Akulturasi Budaya China-Jawa di Semarang dengan Cara Tak Biasa

Nasional
1 bulan lalu

Menlu 8 Negara Kecam Keras Israel: Halangi Ibadah di Masjid Al Aqsa hingga Gereja Suci Yerusalem

Internasional
2 bulan lalu

Sri Lanka Tolak Izin Mendarat 2 Jet Tempur AS Bawa Rudal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal