Konflik di Sri Lanka, dari Bentrok Antaragama hingga Krisis Politik

Anton Suhartono
Petugas menjaga Gereja St Anthony di Kolombo (Foto: AFP)

Saat ini populasi Sri Lanka mencapai 22 juta orang, berasal dari komunitas beragam. Lebih dari 70 persen penduduknya beragama Budha.

Etnis Sinhala yang menganut Budha mulai khawatir dengan berkembangnya kelompok minoritas, terutama muslim. Selain jumlah muslim terus bertambah, mereka juga mulai menguasai sektor ekonomi.

Konflik antara Budha dengan agama minoritas tak hanya terjadi dengan muslim. Jauh sebelumnya, etnis Sinhala yang juga menguasai pemerintahan, mengekang minoritas Macan Tamil, yang sebagian besar memeluk Hindu. Konflik ini menyebabkan perang saudara pada 1980-an.

Macan Tamil, kelompok bersenjata yang mengidentifikasi diri mereka sebagai sekuler, melancarkan serangan mematikan, termasuk melakukan bom bunuh diri. Sebagai balasan, tentara Sri Lanka melakukan serangan brutal berfokus pada basis kekuatan Macan Tamil di timur laut negara itu.

Perang saudara berakhir pada 2009 setelah operasi militer besar-besaran mampu mengalahkan Macan Tamil dan membunuh pemimpinnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Geruduk Ibadah Gereja di Tangerang, Pria Bersajam Minta Maaf dan Ngaku Menyesal

16 jam lalu

Kronologi Ibadah Gereja di Tangerang Dibubarkan Warga hingga Polisi Turun Tangan

18 jam lalu

Viral Pembubaran Ibadah Gereja di Tangerang, Polisi Turun Tangan

7 hari lalu

Polisi Tangkap Pembunuh Perempuan di Hotel Tanah Abang, Ini Identitasnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal