Korban Tewas akibat Ledakan Bom di Gereja Filipina Jadi 17 Orang

Anton Suhartono
Kondisi bagian dalam gereja Katolik di Jolo, Filipina selatan, yang menjadi sasaran pengeboman (Foto: AFP)

Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana mengatakan, segala upaya akan dilakukan untuk menyeret pelaku ke pengadilan.

"Kami akan menggunakan seluruh kekuatan hukum untuk mengadili pelaku yang terlibat dalam insiden ini," kata Lorenzana, dikutip dari AFP.

Jolo terletak di wilayah berpenduduk mayoritas muslim Bangsamoro yang pada pekan lalu menggelar referendum.

Pekan lalu mayoritas warga menyetujui pembentukan daerah otonom yang lebih kuat di Filipina selatan. Referendum itu diharapkan bisa membawa perdamaian dan pembangunan di Mindanao setelah sekitar 40 tahun dilanda peperangan yang menewaskan 150.000 orang.

Pengeboman ini terjadi setelah ledakan Tahun Baru di Kota Cotabato yang menewaskan dua orang dan melukai 35 lainnya. Cotabato juga masuk dalam wilayah otonomi baru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Buntut Perang Timur Tengah, Filipina Terapkan Kerja 4 Hari Seminggu demi Hemat Energi

Internasional
17 hari lalu

Umumkan Maju Pilpres Filipina, Wapres Sara Duterte Minta Maaf Pernah Dukung Bong Bong Marcos

Internasional
17 hari lalu

Pecah Kongsi dengan Bong Bong Marcos, Wapres Filipina Sara Duterte Maju Pilpres

Internasional
19 hari lalu

Teror Guncang Pakistan! Bom Motor Hantam Kantor Polisi, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal