Korban Tewas Apartemen Runtuh di Rusia Jadi 18 Orang, 23 Masih Hilang

Nathania Riris Michico
Apartemen yang runtuh di Rusia. (Foto: TASS/Getty Images)

Menurut Interfax, ibu dari bayi tersebut masih hidup.

Penyebab ambruknya salah satu bagian apartemen ini masih dalam penyelidikan Komisi Investigatif. Sejauh ini tidak ada bekas material ledakan yang ditemukan di lokasi.

Dugaan awal, ledakan dipicu oleh kebocoran gas.

Saat kejadian, otoritas setempat melaporkan ada 79 penghuni yang hilang. Namun bagian yang terdampak ledakan dihuni 110 jiwa.

Insiden serupa pernah terjadi di Rusia dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian besar insiden disebabkan oleh infrastruktur yang menua dan aturan keselamatan yang buruk soal penggunaan gas di gedung-gedung bertingkat.

Gedung-gedung bertingkat di kawasan Magnitogorsk diketahui berasal dari era Uni Soviet dan kebanyakan dibangun pada 1973.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

4 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

4 hari lalu

Bahlil Pastikan Perusahaan Raksasa Rusia bakal Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan

5 hari lalu

Debat di DK PBB! China-Rusia Bela Iran, Tolak Pemberlakuan Kembali Sanksi Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal