Korban Tewas Banjir Libya Bertambah Jadi 11.300 Orang, 10.000 Lainnya Masih Hilang

Anton Suhartono
Banjir di Libya telah menewaskan sedikitnya 11.300 orang (Foto: Reuters)

KAIRO, iNews.id  - Korban tewas akibat banjir bandang di Libya terus bertambah. Hingga Minggu (17/9/2023), sedikitnya 11.300 orang tewas dan 10.100 lainnya masih hilang.

Jumlah korban itu hanya di Derna, kota yang disapu banjir bandang pada Selasa lalu akibat bobolnya dua bendungan. Hujan deras dipicu Badai Daniel menyapu Derna saat itu sehingga bendungan yang ada tak sanggup menahan debitnya.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menyatakan, diperkirakan ada 170 korban tewas di wilayah lain. Data lain dari Organisasi Internasional untuk Migrasi memperkirakan, lebih dari 40.000 warga Libya terpaksa mengungsi dampak dari banjir dahsyat tersebut. 

Jumlah korban tewas diperkirakan masih bertambah karena proses pencarian dan penyelamatan terus dilakukan.

Badai Daniel menghantam negara-negara di Mediterania memicu curah hujan yang mencapai rekor tertinggi. Air hujan dipicu badai tersebut memenuhi sungai musiman atau wadi di perbukitan selatan Derna yang dalam kondisi nornal biasanya kering. Dua bendungan yang dibangun untuk mencegah banjir tak bisa menahan tekanan airnya yang sangat kuat sehingga bobol.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

Korban Hilang Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Total 2 Orang Tewas

9 hari lalu

Mencekam! Tiga Bocah Selamat Setelah Bertahan dari Terjangan Banjir Bandang Solok di Atas Sofa

10 hari lalu

Tim Penyelam TNI AL Temukan 15 Jenazah Korban KM Virgo, Dievakuasi dari Bangkai Kapal

11 hari lalu

18 Korban Tewas Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 Ditemukan, 9 Sudah Teridentifikasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal