Korut Bersedia Lucuti Nuklir Bukan karena Sanksi dan Tekanan Amerika

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

Namun belakangan Trump lebih menjaga perkataannya. Di hadapan anggota National Rifle Association (NRA) pada Jumat lalu, Trump mengatakan mengubah retorika bicaranya terkait Korut, menjelang pertemuan bersejarah yang akan berlangsung pada bulan ini atau awal Juni mendatang.

Selain tak akan mencabut sanksi, AS juga memastikan tetap mempertahankan kekuatan militernya di Korsel, meskipun perdamaian di Semenanjung Korea terealisasi. Saat ini AS menempatkan 28.500 pasukan di Korsel.

Secara teknis, Korut dan Korsel masih berstatus perang, karena belum menandatangani kesepakatan damai. Setelah pertemuan antara Kim dan Presiden Korsel Moon Jae In kedua pihak baru sepakat membahas perjanjian damai permanen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
6 jam lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
6 jam lalu

AS dan Iran Akhirnya Berunding Hari Ini

Internasional
9 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal