Krisis Politik, Hampir 5.000 Orang Tinggalkan Venezuela Setiap Hari

Anton Suhartono
Warga Venezuela berdemonstrasi menentang pemerintahan Presiden Nicolas Maduro di Karakas (Foto: AFP)

Dia juga menuduh Guaido bersekongkol dengan negara asing sehingga mereka bisa ikut campur dalam masalah dalam negeri Venezuela.

Sementara itu Maduro mulai melunak menghadapi perlawanan dari kubu oposisi serta tekanan internasional. Dia siap bernegosiasi dengan oposisi untuk mencari solusi atas krisis politik di Venezuela.

Dalam wawancara dengan kantor berita Rusia Ria Novosti, Maduro mengatakan siap duduk satu meja dengan lawan politiknya.

"Saya siap untuk duduk di meja negosiasi dengan oposisi. Jadi kita bisa berdiskusi untuk kebaikan Venezuela," kata Maduro, kemarin.

Selain itu, Maduro juga siap mendukung dipercepatnya pemilihan umum (pemilu) parlemen.

"Akan sangat baik untuk menggelar pemilihan parlemen lebih awal, itu merupakan bentuk diskusi politik yang baik," kata dia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 bulan lalu

Trump: Setelah Iran, Kuba!

Internasional
1 bulan lalu

AS Pertimbangkan Perlakukan Iran seperti Venezuela, Ambil Alih Pasokan Minyak

Nasional
2 bulan lalu

Airlangga Ungkap Rencana RI Impor Minyak dari AS dan Venezuela

Internasional
3 bulan lalu

Pemimpin Iran Khamenei Sebut Demo Rusuh Upaya Kudeta

Internasional
3 bulan lalu

Pesawat Maskapai Kolombia Jatuh Dekat Perbatasan Venezuela, Tewaskan Anggota DPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal