KTV Singapura, Karaoke Plus-Plus yang Jadi Klaster Covid 

Umaya Khusniah
KTV menjadi salah satu klaster yang turut menyumbang kasus positif Covid di Singapura. (Foto: Mothership)

Seseorang yang enggan disebut namanya mengatakan, banyak pengunjung dan kupu-kupu tidak khawatir dengan adanya klaster Covid. 

"Mereka tidak peduli. Banyak yang masih beroperasi secara diam-diam, menawarkan layanan seksual kepada pelanggan," katanya.

Dia juga mengatakan, kebanyakan kupu-kupu juga tidak divaksin. Meski banyak lounge ditutup, para hostes tetap beroperasi sembunyi-sembunyi. 

"Mereka makin sulit ditangkap dan penyebaran virus akan jauh lebih buruk," katanya.

Kasus Covid klaster karaoke KTV telah membuat Singapura memperketat protokol kesehatan. Di antaranya beberapa pembatasan pertemuan sosial setelah sebelumnya sempat dilonggarkan. 

"Kita harus melakukan pengetatan sebagai pencegahan, sehingga dapat mengurangi tingkat aktivitas secara keseluruhan dan memperlambat penularan," kata ketua bersama gugus tugas virus corona, Lawrence Wong.

Pihak berwenang juga memerintahkan sekitar 400 tempat hiburan malam ditutup selama dua minggu untuk inspeksi.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
17 hari lalu

Mendagri Tito soal Biaya Sekolah Anak: di Jakarta Rp1,6 Juta, Singapura Rp600.000

17 hari lalu

Cerita Mendagri Tito Sekolahkan 3 Anak di Singapura: Lebih Murah Dibanding Jakarta

29 hari lalu

Hotman Paris Ungkap Respons Febrie usai Dirinya Mundur sebagai Pengacara

30 hari lalu

Ada Luka di Bekas Operasi Saraf Kejepit, Hotman Paris OTW ke Singapura!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal