Lansia 96 Tahun Ini Dituduh Turut Bantai 11.430 Narapidana saat Perang Dunia II

Umaya Khusniah
Pagar kamp dan barak ​​Sztutowo, 31 Mei 1946. (Foto: Mirror)

Para korban, termasuk orang Yahudi, Polandia, dan tawanan perang.  Mereka diracun di kamar gas, ditembak, atau disuntik mati. Banyak juga yang meninggal karena penyakit dan kelaparan.

Saat ini, Furchner tinggal di panti jompo di Quickborn, dekat Hamburg. Meski demikian, dia harus muncul di Pengadilan Regional Itzehoe pada 30 September. 

Komite Auschwitz Internasional, Christoph Heubner mengatakan, ini terjadi karena kegagalan dan pengawasan sistem peradilan Jerman yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

Pada bulan Maret, pengadilan Jerman menyatakan seorang mantan penjaga Stutthof berusia 96 tahun tidak layak untuk diadili atas tuduhan serupa, meskipun tingkat probabilitas dia bersalah sangat tinggi. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pramono Resmikan Gedung Baru Puskesmas Taman Sari, Dilengkapi Fasilitas Gym Lansia

14 hari lalu

Karhutla Palangka Raya Tiga Bulan Tak Kunjung Padam, Warga Tuntut Langkah Cepat Pemerintah Pusat

19 hari lalu

Kakek di Jakut Tabrakkan Diri ke Mobil buat Minta Uang, Akhirnya Ditangkap Polisi

21 hari lalu

Katarak Masih Jadi Biang Kerok Kebutaan Lansia, Ini Datanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal