Lebih dari 20 Jurnalis Asing Dipaksa Angkat Kaki dari China, Ini Daftarnya

Ahmad Islamy Jamil
Para jurnalis sedang meliput berita (ilustrasi). (Foto: Pixabay)

MARET 2020

China mencabut kredensial pers sekitar 12 jurnalis New York Times, Wall Street Journal, dan Washington Post.

Pengusiran itu menyusul langkah Washington DC untuk memangkas jumlah jurnalis dari empat media China yang diizinkan bekerja di Amerika Serikat, dari sebelumnya 160 orang menjadi 100 orang.

AGUSTUS 2020

Warga negara Australia dan pembawa acara televisi CGTN, Cheng Lei, ditahan oleh otoritas Tiongkok. Cheng membawakan program acara bisnis dan menjadi pembawa berita terkenal di saluran berbahasa Inggris CGTN. Video-video acaranya telah dihapus dari situs media Pemerintah China.

CGTN adalah jaringan televisi milik Pemerintah China.

7 SEPTEMBER 2020

China menolak memperbarui kredensial pers lima wartawan dari empat media asal AS, termasuk Bloomberg, CNN, dan Wall Street Journal (WSJ).

Sebagai gantinya, para jurnalis diberi surat yang memungkinkan mereka untuk terus bekerja di China dengan kredensial pers mereka yang telah kedaluwarsa selama sekitar dua bulan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
24 jam lalu

Iran Sita Kapal Selam Tanpa Awak AS di Selat Hormuz

2 hari lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Tembus 1.400 Orang, 5.800 Lebih Hilang

2 hari lalu

Iran Klaim Hancurkan Pangkalan Militer AS di Yordania, Tempat Parkir Jet Tempur F-35 dan F-16

2 hari lalu

Iran Kutuk Serangan AS terhadap Kapal Tanker: Langgar Piagam PBB!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal