Lockdown Lagi, Warga Israel Demo di Tel Aviv

Muhammad Fida Ul Haq
Ilustrasi (Foto: AFP)

"Lockdown untuk apa? Tak ada gunanya," kata Yael yang kehilangan pekerjaan di bidang arsitektur.

Kebijakan lockdown membuat tak ada perayaan Tahun Baru Yahudi untuk pertama kalinya sejak Israel berdiri. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia tak punya pilihan karena Covid-19 penyebarannya masif.

"Sistem kesehatan sudah mengangkat bendera merah... Kami sudah melakukan semuanya untuk menyeimbangkan kesehatan dan ekonomi," kata Netanyahu, Kamis (17/9/2020).

Oposisi mengkritik keras kebijakan lockdown. Menurutnya, ekonomi akan sangat berdampak karena lockdown.

"Ini kebijakan yang agresif. Akan mempengaruhi ekonomi dan tidak membantu dalam menghentikan pandemi," kata pemimpin oposisi Israel Yair Lapid.

Lockdown membuat warga tidak boleh keluar rumah lebih dari 500 meter. Namun, warga masih bisa membeli obat, makanan dan menghadiri pemakaman atau sunatan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

MUI Kecam Israel Sahkan UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Serukan RI Turun Tangan

Internasional
11 jam lalu

Trump Klaim AS dan Iran Bakal Capai Kesepakatan Hari Ini: Ada Peluang Bagus!

Buletin
18 jam lalu

6 Kota di Israel Porak-poranda Dihujani Rudal Iran, Apartemen hingga Pabrik Hancur

Nasional
19 jam lalu

SBY Minta PBB Hentikan Penugasan UNIFIL usai 3 Prajurit TNI Gugur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal