Lupakan Dulu Amerika! Turki Bakal Terima Lagi Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Sistem rudal anti-pesawat S-400 buatan Rusia (ilsutrasi). (Foto: Ist.)

Turki menjadi negara NATO pertama yang membeli sistem pertahanan udara S-400 dari Moskow pada 2017. Keputusan Ankara tersebut memicu reaksi negatif tajam dari Amerika Serikat dan aliansi militernya secara keseluruhan.

AS pun berusaha membujuk Turki agar menyingkirkan sistem rudal buatan Rusia itu. Namun, Turki menolaknya. 

Tak senang dengan pendirian Turki itu, Washington DC lantas mengeluarkan Ankara dari program jet tempur generasi kelima F-35. Washington DC juga menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pejabat pertahanan Turki sebagai tanggapannya.

Setelah mengeluarkan Turki dari program jet tempur F-35, AS menawarkan kepada Turki program penggantinya, yaitu berupa pembelian dan modernisasi jet tempur F-16. Akan tetapi, Washington DC pun terkesan setengah hati dengan program itu. 

Di satu sisi, Presiden Joe Biden mengaku memberikan dukungannya untuk program pembaruan armada F-16 Turki. Namun, dia mengatakan keputusan akhir ada di Kongres AS. 

Sementara di lingkungan Kongres AS, beberapa politisi di Senat tak senang Turki ikut dalam program itu. Akibatnya, nasib program modernisasi jet tempur F-16 Turki pun terkatung-katung tanpa kepastian sampai hari ini.

Tambahan lagi, rencana Turki untuk memperoleh pesawat tempur F-16 baru dari AS juga mendapat sandungan dari Yunani. Meski sama-sama sekutu di NATO, hubungan Turki dan Yunani sejatinya tak sehat akibat konflik di kawasan Mediterania. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 jam lalu

Pertama Kali, AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati dengan Regu Tembak

21 jam lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

8 jam lalu

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

22 jam lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal