Macron Diminta Ubah Sikap Soal Kartun Nabi, Ketimbang Seret Eropa dalam Pertempuran dengan Islam

Arif Budiwinarto
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, memicu kontroversi atas pernyataannya mengenai serangan teror di Prancis. Dia dianggap berusaha mendeskreditkan Islam. (foto: AFP)

BEIRUT, iNews.id - Pemimpin Gerakan Syiah Lebanon, Hizbullah, mendesak Prancis mengubah sikapnya mengenai penerbitan kartun Nabi Muhammad. Jika tidak, Prancis berpotensi memicu perseteruan lebih luas dengan Muslim dunia.

Pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, memicu kontroversi luas usai menyebut insiden pembunuhan Samuel Paty, seorang guru sejarah, sebagai teror Islam. Paty tewas dengan kondisi mengenaskan leher tergorok setelah menggunakan karikatur Nabi Muhammad sebagai bahan diskusi mata pelajaran kebebasan berekspresi.

Ucapan Macron menuai kecaman keras dari sejumlah negara-negara Islam serta mendorong gerakan boikot produk Prancis. Kendati demikian, Macron kembali menegaskan sikapnya melindungi serta mempertahankan sekuleritas di Prancis, termasuk menjamin kebebasan berekspresi menggunakan simbol-simbol agama Islam. Sikap bertahan inilah yang dinilai sebagai keangkuhan Prancis.

Macron diminta lebih cerdas bersikap

Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah mengatakan Macron harusnya dapat lebih cerdas bersikap. Memilih melindungi penistaan agama dengan dalih kebebasan beragama malah dikhawatirkan semakin memperlebar jarak umat beragama.

"Otoritas Prancis bukannya memperbaiki masalah, malah menjadi keras kepala mengenai kebebasan berekspresi ini dengan mengatakan kami ingin melanjutkan dengan kartun satir," kata Nasrallah dikutip dari AFP, Sabtu (31/10/2020).

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
10 hari lalu

9 Fakta Demo Rusuh Prancis: 1.500 Toko Dirusak dan Dijarah hingga Mendagri Mundur

10 hari lalu

Prancis Kacau Balau! Mendagri Nunez Mundur: Saya Bertanggung Jawab!

12 hari lalu

Prancis Rusuh! Butik Mewah dan Toko Ponsel Dijarah, Kantor Pemerintah Dibakar

12 hari lalu

Demonstrasi Prancis Rusuh, Presiden Macron: Ada yang Ingin Bikin Kacau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal