Mahasiswa China Dipersulit di Bandara Australia, Universitas Tuntut Permintaan Maaf

Nathania Riris Michico
Larangan penerbangan dari China ke Australia terkait wabah korona menyebabkan banyaknya mahasiswa yang sempat ditahan di bandara dan sebagian langsung dipulangkan. Pihak universitas pemerintah meminta maaf atas perlakuan tersebut. (FOTO: Reuters)

SYDNEY, iNews.id - Asosiasi perguruan tinggi Australia mengecam tindakan petugas bandara terhadap mahasiswa asal China terkait wabah virus korona. Para mahasiswa diinterogasi berjam-jam, ada yang visanya ditangguhkan, ada juga yang langsung dipulangkan.

Asosiasi bernama Universities Australia ini menyebutkan para mahasiswa asal China merasa tertekan setelah ditahan oleh petugas bandara ketika larangan perjalanan mulai berlaku.

Mereka mendesak Pemerintah Australia meminta maaf kepada mahasiswa yang mengalami interogasi dan penahanan berjam-jam tersebut.

Sedikitnya 80 warga China termasuk para mahasiswa dihentikan petugas di Bandara Sydney pada Minggu (2/2/2020). Hal yang sama juga terjadi di Bandara Melbourne dan Brisbane.

Ketua Universites Australia Catriona Jackson menyatakan pihaknya telah menyampaikan permasalahan ini kepada Menteri Dalam Negeri Peter Dutton.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
11 jam lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
13 jam lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
15 jam lalu

Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama Indonesia-Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal