Mahasiswa China Dipersulit di Bandara Australia, Universitas Tuntut Permintaan Maaf

Nathania Riris Michico
Larangan penerbangan dari China ke Australia terkait wabah korona menyebabkan banyaknya mahasiswa yang sempat ditahan di bandara dan sebagian langsung dipulangkan. Pihak universitas pemerintah meminta maaf atas perlakuan tersebut. (FOTO: Reuters)

Menurut Catriona Jackson, sebagian mahasiswa China khawatir visa mereka akan dibatalkan oleh pemerintah Australia.

"Visa mereka tidak dibatalkan. Mereka tak perlu mendaftar ulang untuk visa. Tidak perlu membayar lagi," ujarnya.

Dia mengatakan Mendagri Dutton berjanji segera menindaklanjuti permasalahan ini.

"Saya kira perlu ada permintaan maaf resmi kepada para mahasiswa. Mereka ini tertekan, datang dari negara yang mengalami epidemi yang serius," kata Catriona lagi.

Kementerian Dalam Negeri menyatakan petugas perbatasan telah melaksanakan tugas sesuai kewenangannya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
16 jam lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
18 jam lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
20 jam lalu

Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama Indonesia-Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal