Mahasiswa China Dipersulit di Bandara Australia, Universitas Tuntut Permintaan Maaf

Nathania Riris Michico
Larangan penerbangan dari China ke Australia terkait wabah korona menyebabkan banyaknya mahasiswa yang sempat ditahan di bandara dan sebagian langsung dipulangkan. Pihak universitas pemerintah meminta maaf atas perlakuan tersebut. (FOTO: Reuters)

Dia berharap Mendagri Dutton meminta maaf secara resmi kepada warga asal China yang diperlakukan dengan buruk tersebut.

"Kami mendapat laporan dari pejabat universitas yang mengatakan para mahasiswa ini sangat tertekan," kata Catriona, kepada ABC Radio.

"Mereka sangat kecewa dengan perlakuan yang dialami. Mereka merasa ditahan selama periode tertentu tanpa makanan yang cukup. Ada yang pakaiannya diambil," tuturnya.

Kedutaan Besar China di Australia secara terpisah menyatakan kecewa dengan keputusan Pemerintah Australia memberlakukan larangan perjalanan dan menolak seluruh kedatangan dari China daratan.

Diplomat China menyebut warganya tidak mendapatkan peringatan yang jelas, dan sebagian sudah berada dalam pesawat ketika perbatasan Australia ditutup mulai 1 Februari lalu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
1 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
1 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal