Mahathir Mohamad Ikut Menolak Penerapan Keadaan Darurat di Malaysia

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad menolak penerapan keadaan darurat di Malaysia terkait lonjakan kasus Covid-19 9 (Foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Politikus senior Mahathir Mohamad ikut menentang rencana Perdana Menteri (PM) MalaysiaMuhyiddin Yassin menerapkan keadaan darurat terkait lonjakan kasus Covid-19.

Menurut pria yang menjabat PM Malaysia terlama itu, tidak ada alasan yang kuat bagi pemerintahan koalisi Perikatan Nasional (PN) untuk mengumumkan keadaan darurat saat ini.

Negara-negara yang mengalami dampak Covid-19 lebih parah dari Malaysia belum menerapkan keadaan darurat, melainkan pengetatan dilakukan secara parsial di lokasi terdampak.

Dia menegaskan, syarat untuk menerapkan keadaan darurat di Malaysia belum terpenuhi sehingga tak perlu menangguhkan undang-undang (UU) dan Parlemen.

"Tidak ada kerusuhan atau kekerasan di Malaysia, tidak ada pelanggaran hukum dan perintah untuk membenarkan pemberlakuan keadaan darurat," ujarnya, di blog Chadet.cc, seperti dilaporkan kembali New Straits Times, Sabtu (24/10/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Balas Sindiran soal Orang Indonesia Cari Kerja, Shireen Sungkar: Kita ke Malaysia Shopping

3 hari lalu

Mahathir Mohamad Masuk Rumah Sakit setelah Istri Meninggal Dunia

4 hari lalu

Pilot-Kopilot Baku Hantam Diduga Pembajakan, Pesawat Rute Dubai-Tel Aviv Mendarat Darurat di Saudi

6 hari lalu

Menyayat Hati! Potret Mahathir Saksikan Pemakaman Sang Istri, Diinfus dan Terus Menangis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal