PUTRAJAYA, iNews.id - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menilai sudah saatnya semua negara berpenduduk mayoritas muslim bersatu. Mahathir menilai, negara-negara muslim perlu menyatukan sumber daya untuk mengatasi masalah 1,7 miliar pemeluk agama Islam di dunia.
Hal itu disampaikannya saat soft launch KTT Kuala Lumpur, Kamis (21/11/2019) di Putrajaya. KTT yang diikuti pemimpin dan cendekiawan dari lima negara muslim itu akan digelar pada 18 hingga 21 Desember 2019.
Salah satu masalah yang dia soroti adalah nasib umat Islam yang kini terkatung-katung, terusir dari negaranya karena konflik.
Selain itu, lanjut Mahathir, umat Islam perlu bersatu untuk konsisten menerapkan ajaran sesuai syariat. Dia menyayangkan saat ini banyak praktik menghalalkan yang haram.
"Tidak ada rasa hormat lagi terhadap institusi pernikahan atau konsep keluarga. Tidak lagi laki-laki dan perempuan namun pernikahan antara sesama laki-laki dan sesama perempuan. Sementara anak yang mereka diadopsi dianggap sah dalam 'keluarga' itu," ujarnya, dikutip dari The Star, Jumat (22/11/2019).