Mahathir Mohamad: Sudah Saatnya Negara Muslim Bersatu

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

Dia menambahkan, Alquran mengajarkan tentang keadilan, namun umat Islam saat ini gemar membuat penilaian dan menerapkan hukuman yang berat.

"Muslim sekarang dikenal karena beratnya hukuman," katanya.

Dia juga menyebut bahwa umat Islam saat ini tidak seperti dulu lagi, seperti prestasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Kita membuat kontribusi dan kemajuan besar dalam sains, astronomi, dan matematika. (Sekarang) Kita melihat umat Islam dilecehkan sehingga mereka harus meninggalkan negara sendiri untuk mencari perlindungan di negara lain. Mengapa Islam menjadi agama terorisme?" ujarnya.

Dia mengakui tak mudah untuk menyelesaikan semua masalah umat, namun Mahathir menegaskan bahwa semuanya perlu dimulai.

"Perjalanan 1.000 mil dimulai dari langkah pertama. Ini (KTT Kuala Lumpur) mungkin merupakan langkah pertama," tutur Mahathir.

Di antara perwakilan negara akan yang hadir dalam KTT Kuala Lumpur adalah Pakistan, Qatar, dan Turki.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon

57 tahun lalu

Usia Tembus Seabad, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Ulang Tahun Ke-101

57 tahun lalu

Teks Khutbah Jumat Akhir Bulan Muharram 10 Juli 2026 Singkat Padat

57 tahun lalu

Konser Isyana Sarasvati di Malaysia Batal gegara Tidak Laku? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal