Mahathir Mohamad: Sudah Saatnya Negara Muslim Bersatu

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

Dia menambahkan, Alquran mengajarkan tentang keadilan, namun umat Islam saat ini gemar membuat penilaian dan menerapkan hukuman yang berat.

"Muslim sekarang dikenal karena beratnya hukuman," katanya.

Dia juga menyebut bahwa umat Islam saat ini tidak seperti dulu lagi, seperti prestasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Kita membuat kontribusi dan kemajuan besar dalam sains, astronomi, dan matematika. (Sekarang) Kita melihat umat Islam dilecehkan sehingga mereka harus meninggalkan negara sendiri untuk mencari perlindungan di negara lain. Mengapa Islam menjadi agama terorisme?" ujarnya.

Dia mengakui tak mudah untuk menyelesaikan semua masalah umat, namun Mahathir menegaskan bahwa semuanya perlu dimulai.

"Perjalanan 1.000 mil dimulai dari langkah pertama. Ini (KTT Kuala Lumpur) mungkin merupakan langkah pertama," tutur Mahathir.

Di antara perwakilan negara akan yang hadir dalam KTT Kuala Lumpur adalah Pakistan, Qatar, dan Turki.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Muslim
13 jam lalu

Bacaan Dzikir dan Doa setelah Sholat Jumat dan Keutamaannya

Muslim
2 hari lalu

Bacaan Niat Puasa Ganti Ramadhan Teks Arab dan Artinya, Catat Batas Waktunya!

Muslim
2 hari lalu

Hukum Puasa Senin-Kamis setelah Nisfu Syaban, Boleh atau Haram? Begini Kata Ulama

Muslim
2 hari lalu

Kapan Batas Qadha Puasa Ramadhan 2026? Begini Penjelasan Ulama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal