Dia menambahkan, Alquran mengajarkan tentang keadilan, namun umat Islam saat ini gemar membuat penilaian dan menerapkan hukuman yang berat.
"Muslim sekarang dikenal karena beratnya hukuman," katanya.
Dia juga menyebut bahwa umat Islam saat ini tidak seperti dulu lagi, seperti prestasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Kita membuat kontribusi dan kemajuan besar dalam sains, astronomi, dan matematika. (Sekarang) Kita melihat umat Islam dilecehkan sehingga mereka harus meninggalkan negara sendiri untuk mencari perlindungan di negara lain. Mengapa Islam menjadi agama terorisme?" ujarnya.
Dia mengakui tak mudah untuk menyelesaikan semua masalah umat, namun Mahathir menegaskan bahwa semuanya perlu dimulai.
"Perjalanan 1.000 mil dimulai dari langkah pertama. Ini (KTT Kuala Lumpur) mungkin merupakan langkah pertama," tutur Mahathir.
Di antara perwakilan negara akan yang hadir dalam KTT Kuala Lumpur adalah Pakistan, Qatar, dan Turki.