Makin Ganas, Doktrin Perang Iran Kini Tak Hanya Bertahan tapi Menyerang

Anton Suhartono
Iran mengubah doktrin perang menjadi lebih ofensif menghadapi Amerika Serikat dan Israel (Foto: Iranian Army)

TEHERAN, iNews.id - Iran mengubah doktrin perangnya menjadi lebih ofensif dalam menghadapi Amerika Serikat (AS) dan Israel. Militer Iran kini tidak hanya dipersiapkan untuk bertahan dari serangan, tapi juga harus mampu melancarkan operasi ke wilayah musuh ketika kondisi memungkinkan dan perintah diberikan.

Jenderal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mohammad Reza Naqdi mengatakan serangkaian penunjukan baru di jajaran petinggi militer Iran menandai pergeseran menuju doktrin ofensif.

"Kapan pun kondisi memungkinkan dan perintah dikeluarkan, kita harus mampu melancarkan operasi ke wilayah musuh," ujar Naqdi, dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah, belum lama ini.

Naqdi menegaskan pendekatan tersebut berbeda dengan doktrin yang diterapkan Iran sebelum perang pada 28 Februari. Pergeseran ini menjadi salah satu indikasi bahwa Teheran memperkirakan konfrontasi dengan AS dan Israel dapat berlangsung panjang.

Menurut Naqdi, perubahan strategi tersebut membutuhkan struktur komando yang lebih cepat dan agresif. Karena itu, Iran melakukan perombakan di jajaran petinggi militer sekaligus menata ulang pusat-pusat komandonya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Rudal Iran Tak Habis-Habis meski Perang Panjang Lawan AS, Ini Rahasianya

17 jam lalu

Ingat CEO yang Viral karena Pecat 900 Karyawan Lewat Zoom? Kini Giliran Dia yang Dipecat

20 jam lalu

Menipu Rp11,6 Triliun, Anak Wali Kota di Filipina Diburu FBI

21 jam lalu

Trump Bakal Klaim Selat Hormuz Milik AS, Iran: Hanya Kami yang Bisa Buka-Tutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal