Langkah tersebut menjadi penjelasan resmi paling gamblang dari seorang petinggi militer Iran mengenai strategi di balik keputusan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dalam mengisi sejumlah jabatan kunci militer.
Salah satu penunjukan penting adalah promosi Mohsen Rezaei, mantan komandan IRGC sekaligus tokoh veteran politik Iran, untuk memimpin Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.
Iran juga memerintahkan integrasi pusat komando operasional militernya, Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya, ke dalam Staf Umum yang mengoordinasikan strategi militer secara keseluruhan.
Naqdi mengatakan penggabungan tersebut akan mempercepat koordinasi sekaligus membantu penerapan doktrin ofensif yang baru.
"Langkah ini tentu akan meningkatkan kecepatan dan membantu penerapan doktrin ofensif tersebut," katanya.