Malaysia Larang Masuk Warga dari Negara yang Kasus Corona-nya 150.000 Lebih

Anton Suhartono
Ismail Sabri Yaakob (Foto: Bernama)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Malaysia mulai pekan depan memberlakukan larangan masuk warga dari negara yang kasus Covid-19-nya lebih dari 150.000 orang.

Menteri Pertahanan Ismail Sabri Yaakob memastikan, warga dari Amerika Serikat dan Inggris masuk dalam aturan baru tersebut, demi mencegah kasus impor.

Pengumuman ini disampaikan sehari setelah Malaysia melarang masuk warga dari tiga negara, yakni India, Indonesia, dan Filipina, terkait lonjakan kasus.

Warga dari tiga negara tersebut, termasuk pemegang izin imigrasi jangka panjang seperti penduduk tetap, peserta program Malaysia My Second Home, ekspatriat dan pemegang izin kunjungan profesional, serta pelajar, dikarang masuk. Larangan juga mencakup istri/suami warga negara Malaysia.

Selain AS dan Inggris, lanjut Ismail, negara lain seperti Brasil, Prancis, Spanyol, Italia, Arab Saudi, Rusia, dan Bangladesh, masuk dalam daftar. Aturan ini berlaku efektif mulai 7 September 2020.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Pemerintah Naikkan Biaya Lepas Status WNI Jadi Rp5 Juta, Menkum: Bukan untuk Cari Untung

13 jam lalu

Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel

14 jam lalu

Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS

15 jam lalu

Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal